Thursday, January 11, 2018

Depresi Bisa Menjadi Joy


Depresi adalah penyakit yang paling lazim di zaman kita. Dengan kedok menginformasikan kepada publik, baik profesi medis maupun media terus-menerus "memperingatkan" bahaya dan probabilitas penyakit yang paling mungkin untuk menghentikan kita. Berita tentang kekurangan vaksin influenza cukup sudah cukup untuk membuat tekanan darah kolektif kita melonjak.
Baca juga artikel tentang Defy the Mitos, Dapatkan Buku Tulisan Anda - Cepat! - Bagian 2.

Berita buruk itu kronis dan itu mempengaruhi kita semua. Apakah saya memiliki pil ajaib yang akan membuat semua yang buruk pergi? Tidak. Tapi, ada beberapa cara untuk membantu kita mengatasi depresi.

Hidup satu hari pada suatu waktu
Alkitab menasihati kita untuk hidup setiap hari sepenuhnya karena ada cukup banyak kejahatan dalam satu hari untuk ditangani! Jangan melihat ke belakang pada masa lalu sakit, atau khawatir tentang besok. Hiduplah hari ini seolah-olah itu adalah satu-satunya hari yang Anda miliki. Buatlah setiap hari begitu penuh dengan hadirnya bahwa kemarin dan masalahnya benar-benar ditutup dan besok tidak mungkin tercapai! Pilih untuk memfokuskan semua pemikiran dan energi Anda pada apa yang ada, dan melakukan segalanya dengan sebaik mungkin.

Tonton lidahmu
Kekuatan hidup dan mati ada di lidah. Kata-kata bisa memberkati dan mengutuk. Kata-kata negatif dapat membangkitkan rasa takut dan kecemasan yang besar. Pikiran melukiskan gambaran setiap kata yang kita dengar atau lihat. Meski kata-kata tidak nyata, mereka memiliki kekuatan untuk mewujudkan materi fisik! Bumi diciptakan oleh Firman Kekuasaan Tuhan! Kata-kata negatif selalu menghasilkan impuls negatif, entah menit atau mayor. Sebaliknya, kata-kata positif membuat Anda merasa baik. Senyum belaka dan bahagia: "Semoga harimu menyenangkan!" langsung memancarkan kehangatan. Jadi, hati-hati dengan apa yang Anda biarkan tenggelam jauh ke dalam alam bawah sadar Anda.

Kebahagiaan adalah pilihan
Kita dapat memilih untuk memikirkan berita buruk dan mengabadikannya dengan membicarakannya, atau dengan cepat mengganti pemikiran dan kata-kata kita dengan kata-kata yang konstruktif. Kapan pun kita mendengar musik yang bagus, kaki kita mulai mengetuk, kita sedang menyenandungkan melodi, dan tak lama lagi kita bahagia. Pikiran kita merespons apa yang kita berikan pada pikiran melalui indra kita. Karena itu, kita BISA memilih menjadi bahagia! Mulai berlatih untuk mematikan minus dalam hidup Anda dan berkonsentrasi pada nilai tambah.

Terima kasih; Antidote itu
Syukur adalah salah satu kebajikan terbesar. Jika Anda membagi satu halaman menjadi dua dan menulis semua kemunduran Anda di satu sisi dan semua berkat di sisi lain, Anda akan mendapati bahwa berkah Anda jauh lebih banyak dari yang negatif. Alkitab mengatakan untuk bersyukur dengan hati yang bersyukur untuk segala hal.

Tuhan yang mengatur!
Mulailah setiap hari dengan mengucapkan terima kasih kepada Tuhan, pencipta dan ayah yang penuh kasih. Dia tahu Anda sebelum Anda lahir dan tahu tujuan Anda. Luangkan waktu di dalam Firman, khususnya Mazmur. Anda akan menerima penyegaran, pemberdayaan dan kehangatan baru.

Beberapa Rekomendasi Praktis

1) Dapatkan banyak sinar matahari. Melatonin, hormon yang diproduksi hanya dalam kegelapan, menurunkan suhu tubuh dan membuat Anda merasa lesu.

2) Tetap sibuk Sering berjalan-jalan, berolahraga, atau relawan membantu mengusir blues.

3) Manjakan diri Anda sesekali. Ambillah satu hari dan bersenang-senanglah, lakukan yang paling Anda sukai.

4) Makan bergizi. Gula, kafein, dan alkohol akhirnya akan menimbulkan kegelisahan, ketegangan, dan masalah internal.

5) Bersosialisasi. Hang out dengan orang-orang yang merasa puas dan memberi dukungan moral.


No comments:

Post a Comment